Minggu, 28 November 2010

Catatan untuk lembah mandalawangi

pagi ini udara terasa sejuk sekali, seperti biasanya kabut menghalangi jarak pandang di tempat ini. beberapa menit kemudian, kabut terus membuka dan menghilang, akhirnya terlihat di sekitar kawasan (alun-alun atau lembah mandalawangi gunung pangrango) padang edelweiss yang begitu terasa indah untuk di pandang.suara burung yang berkicau tak henti-henti menemani suasana yang sejuk, damai, tentram dan mengantarkan untuk berfikir secara jernih.
" saya betah berada di sini dan ingin sekali tinggal di tempat ini, seandainya ini menjadi tempat tinggal untuk saya, entah apa yang terjadi dan entah apa yang di rasakan oleh saya. hati ini serasa sulit untuk meniggalkan nya, tapi kehidupan saya bukan disini, ini hanyalah keindahan alam saja yang begitu sangat menakjubkan".
Ini yang saya rasakan ketika berada di lembah mandalawangi, dan ini menjadi sebuah renungan untuk saya. alam memang begitu memiliki keindahan yang tidak dapat bisa di cari tempatnya oleh manusia, tapi keindahan alam hanya bisa menyempurnakan hati dan pikiran kita untuk terus belajar.
Saya akan kembali, jika saya masih diberi kesempatan hidup untuk datang ke tempat ini, dan saya akan mempublikasikan keindahan lembah mandalawangi ini. Terima kasih ya allah, engkau telah mencerminkan pikiranku di tempat yang telah engkau buat, dengan segudang rasa hati ini engkau telah memberikan saya untuk datang ke lembah mandalawangi ini.
 

Alun-alun/lembah Mandalawangi (mt.pangrango)

                                                             Doly Jd_312

Tidak ada komentar:

Posting Komentar