Lelah lemas gulindah
Aku pikirkan apa yang akan ku hadapi
Sebuah keramaian tak elok berdiam
Suara saut-saut para manusia yang tak jelas
Langit mendung di temani suara gemuruh
Sebrang sini sebrang sana menunjukan suatu arah
Semuanya tidak sadar akan hal ini
Tapi,tujuan itulah yang mereka pilih
Perkotaan yang sangat membosankan
Gerak-gerik arogan terpancar jelas
Kebuntuan berfikir sangat terasa
Tak ada rasa semangat sama sekali
Aku membayangkan
Untuk apa pergi ke perkotaan
Hanya merubah fashion dan refresh
Rasanya aku tak pantas di sini
Sebuah keinginan aku untuk pergi melintasi bukit2 hijau yang terasa dingin
Melangkah dan menjejakan kaki di atas altar rimba
Menahan hembusan angin malam yang menusuk
Mendengar aliran sungai dan berdiam di depan api yang menyala
Tuhan, aku ingin pergi kesana
Menemani suasana yang tentram dan damai
Mendengar suara burung-burung yang menunjukan sebuah keabadian
Dan, menyongsong padang edelweiss yang indah nan anggun
Tapi, , ,
Semua ini hanyalah khayalan
Aku terkurung di dunia perkotaan
Karena tanggung jawab dan empaty yang ada saat ini
Aku memohon
Semoga rasa ini tercapai
Tak ada kata yang aku ucapkan lagi
Selain , , ,
Aku memohon kepadamu
Meminta pertolonganmu
Semoga semuanya bisa menjadi kenyataan sesuai keadaan
Karena aku cinta dengan keberanian hidup
Kursi&meja kerja@posko
Minggu 17 april 2011
_______Doly Jd312___